Hari ini aku mungkin tak menulis lagi. Karena kalimat-kalimat ku sedang berduka cita. Kemarin tulisan-tulisan ku wafat dan dimakamkan di Tempat pemakaman umum terdekat. Tak ada yang bertakziah. Hanya aku yang datang dengan bunga dan doa-doa. Diwaktu mendatang aku akan kembali untuk membersihkan makam nya. Mencabuti rumput dan membasahi tanahnya dengan air mawar barangkali. Meski musim sedih kali ini lebih panjang, aku tak bisa berlama-lama memanjatkan doa sebab hari ini untuk pertama kalinya aku jadi nahkoda kapal yang kutumpangi.