Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2020

Destiny

(4) _ Hukuman_ Well, anggap saja karena manajemen waktu yang kurang berhasil, aku meninggalkan beberapa kegiatan pra pelatihan jurnalistik tingkat dasar (PJTD), itu merupakan salah satu syarat wajib untuk bisa menjadi anggota penuh di LPM Sukam. Dan tibalah waktu screening test yang dimulai satu hari sebelum PJTD. “Ayra Saputri, maju!” salah seorang panitia laki-laki berambut gondrong memangil namaku dengan nada marah. “what the hell?” aku membatin.              Ini hal klasik yang sudah aku pahami, aku pernah melalui jalan yang sama untuk tujuan berbeda. Ya, aku kenal betul drama ini dan paham bahwa kesalahan ku memang pas untuk aku menjadi target sasaran empuk. Hilma menatap khawatir dari kursinya, aku cukup mengerti ini pertama kali bagi Hilma. Aku maju dengan santainya, kemudian nama-nama lainya di sebut. “Kalian yang didepan ini serius gak sih mau menjadi seorang jurnalis?” “Serius” ucap kami serempak “Bohong!” ...

Paradise

"kali ini tidak hanya perasaan ku, tubuh ku juga ikut berpatah hati" (Anne) Bagi seorang penyair, patah hati terdalam adalah puisi terbaik. Kabar baiknya aku bukanlah seorang penyair atau sejenisnya, hanya saja aku suka menulis. Aku Anne bukan ant. Seorang gadis kecil yang telah dikenal baik oleh orang-orang yang menghabiskan hidupnya untuk bekerja keras demi perut di malam hari di bawah sinar rembulan, jika tidak mendung atau sedang turun hujan. Aku punya mimpi-mimpi besar yang sama sekali tidak ingin aku wujudkan. Salah satunya membuat dunia hanya diisi oleh orang-orang kaya raya dan baik. tidak ada rampok, gelandangan, koruptor, penguasa dzalim, buaya darat baik itu betina ataupun jantan dan lain sebagainya. Ya, seandainya saja itu terwujud   aku pastilah tuhan, dan tuhan tidak akan melakukan itu. sebab hidup ini telah dirancang untuk mempunyai banyak warna. Hitam, putih dan abu-abu. Ada yang jahat agar baik terlihat. Masing-masing menjadi pengajaran ...