Izinkan aku pulang Membekal sabar yang hampir hilang Dipukul, ditendang, dibakar hingga terkapar Izinkan aku pulang Membekal ikhlas yang sudah samar Terbentur, memar berdarah tak kunjung sudah Izinkan aku pulang Bukan pada rumah Atau sekadar tempat singgah Bukan pada ibuku Atau rahim yang mengandungku Izinkan aku pulang Bukan untuk rehat Lalu berjalan lagi Izinkan aku berhenti saja